Search This Blog

Friday, June 1, 2012

ke Disneyland Paris


Jalan-jalan ke Disneyland Paris

Gate Disneyland Park, Paris
Disneyland Paris. Tahun kemarin kali ketiga aku kembali kesana. Yang pertama kali saat masih menjabat sebagai mahasiswa pelancong, yang kedua dan ketiga sudah naik jabatan jadi Mommy of Two. Udah mahasiswa tua masih demen maen? Ya iyalah, karena yang ditawarkan di Disneyland bukan cuma permainannya, tapi juga experience the theme dan live show attraction. Tapi bagiku yang menarik sekali terutama adalah experience. Dibesarkan dengan menonton Mickey Mouse dkk, Sleeping Beauty, Snow White dan many fairy tales ala Disney, masak sih ga menarik bagiku yang udah tidak anak2 ini masih suka ama fairy tales. So, it's like reliving your old child dreams, bisa berada diantara tokoh2 fiksi yang lucu2 itu.



Sebelum berangkat, aku sudah lebih dulu membeli tiket secara online di website Disneyland Paris, karena jatuhnya lebih murah 15%. Tiket yang dipilih adalah Magic Hopper, dimana kita bisa berpindah-pindah sesuka hati diantara dua park. Anak mulai umur 3 tahun membayar  sekitar 80% dari harga tiket dewasa. Ga bisa boong, soalnya karena tiket online, kertas yang kita print langsung dari rumah berlaku sebagai tiket. Jadi selain tiket ga boleh rusak, kita harus menunjukkan paspor/tanda pengenal saat masuk. Sekedar info, tiket online yang kubeli ini berlaku 6 bulan dari tanggal beli, jadi, rencanakan dengan baik kalau mau pergi kesini. Karena setiap awal April dan November harga akan naik. Kebetulan aku beli tiket selalu sebelum harga baru berlaku, dan datang setelah harga naik.
Untuk mencapai Disneyland yang tempatnya tidak pas di tengah kota Paris ini, tepatnya di Marne le Valle, salah satu kota satelitnya Paris, kita bisa naik kereta RER A dari tengah kota Paris, atau naik mobil sendiri, dengan biaya parkir saat itu (2011) EUR 15. Naik RER A, juga tidak bisa dibilang murah, dari tengah kota PAris, untuk 2 adults 1 anak di atas 3 tahun, kita harus mengeluarkan sekitar 35eur bolak balik. Kemarin kami menginap di hotel di Val d'Europe. Bolak balik kami menghabiskan sekitar 8-10 euro ber 3.

Disneyland Paris mempunyai 2 theme park, Disneyland; park yang lebih besar dengan isinya semua permainan  ala Disney dan tempat live show serta parade tokoh Disney. Lalu ada Walt Disney Studio Park, park yang lebih kecil dengan theme film-film Disney dan ada studio2 yang mempertunjukkan cara pembuatan film atau live on stage TV series Disney.

Belle's Village (Beauty n the Beast) - Disneyland Park

Adventureland - Disneyland Park
Sleeping Beauty's Castle - At night in winter
Di Disneyland begitu banyak atraksi yang menarik bagi "children of all ages". Sewaktu mahasiswa, semua bisa diputerin dari naik kapal, jet coaster, rumah hantu sampe nonton 3D. Tapi saat bawa ekor 2 biji gini harus dipikirin kemana duluan dan yang mana aja. Ternyata dikasih petunjuk loh di websitenya. Sebaiknya kalo punya toddler kita ke bagian Fantasyland, dimana disana banyak mainan untuk anak2. Seperti Flying Dumbo, Peter Pan, Alice's Maze, Mad Hatter's Cup dsb. Untuk mencari Fantasyland ga perlu pusing, tinggal cari the main castle disitu, Sleeping Beauty's castle. Terletak tepat di tengah Disneyland Park, melihatnya saja sudah membawaku dreaming lagi ke masa kecil saat termehek2 kalau mendengar Sleeping Beauty'nya Tschaikovsky.

Selain itu juga banyak untuk atraksi anak yang lebih besar dan juga dewasa, seperti Haunted House, Indiana Jones dan Discovery Roller coaster. Karena Disneyland terbagi dalam beberapa World, jangan sampai ketinggalan peta yang banyak dibagikan pintu depan dalam berbagai bahasa (tapi ga ada Indonesia siiih). Punya pegangan peta dan time guide, bisa menghemat waktu kita untuk mengunjungi tempat mana yang mau didatangi duluan, dan kapan saja ada show dan dimana tempatnya.

My Screaming Monsters - Walt Disney Studio
Cars - Walt Disney Studios
Sementara di Walt Disney Studio, yang ukuran parknya lebih kecil, themenya adalah kita seperti berada di belakang panggung. Naik karpet terbang di Agrabah, dengan Genie sebagai sutradara, terus interactive show dengan Disney Junior dan Lilo n Stitch. Juga naik Cars yg diputar. Bahkan roller coaster indoornya ceritanya kita lagi berada dalam movie studio.

Kalau punya baby, disini banyak service yang memudahkan. Seperti ada pnyewaan stroller, ada juga baby switch service, jadi kalau mau naik, gantian bapaknya duluan naik, ibu and baby nunggu. Trus gantian ibu yg naik, bapak yg nunggu, tanpa perlu ngantri lagi. Ada juga fasilitas Fast Pass yang dikira bayar taunya free. Kita ambil tiket duluan di suatu atraksi, lalu kembali lagi di waktu yang ditetapkan dalam tiket Fast Pass. Sementara nunggu, bisa maen di tempat lain yang lebih sepi. Lumayan kan cutting queuing timenya.
Live Show - Disney Princesses
Pada jam tertentu ada acara live show di panggung utama di Disneyland, tergantung theme of the seasonnya apa. Jangan pulang sampai sebelum jam tutup. Karena tepat pada saat closing time, ada Parade Bintang Disney. Nah ini yang ditunggu. Kami kebetulan dapat kebagian pas summer dan pas winter. Ternyata bagus loh pas winter karena ada parade Fantillusion. Kereta hiasnya semua pake lampu, park dipadamkan semua. Keren abiss...

Well, karena si kecil udah 3 tahun, jadi pergi kesananya ga dalam waktu 3-5 tahun mendatang ya nak. Kalau udah lebih besaran lagi, baru kita kesana lagi ya kids...


Oiya, jangan lupa untuk book hotel jauh hari sebelum kedatangan. Dan pastikan berapa orang yang bisa diterima dalam satu kamar. Ada pengalaman buruk di suatu hotel, dimana kita pesan 3 bed-room, ternyata si anak di bawah 3 tahun yang biasa sharing bed ama kita mau dihitung. Kita disuruh ambil 2 kamar. Yang bener ajaaa. Setelah adu argumen, akhirnya bisa juga kita masuk. Ada2 ajaaah....

  




p.s. semua foto koleksi pribadi. Tapi karena kebanyakan nice anglenya ada gambar pribadi, jadi ga dipublish ya heheheh

No comments:

Post a Comment