Search This Blog

Wednesday, February 27, 2013

Charles de Gaulle di Paris membatalkan ratusan penerbangan, Senin, 21 Januari 2013.



Salju Eropa Mengganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga

Salju lebat dan suhu beku menimbulkan gangguan besar di Eropa, antara lain menyebabkan pembatalan penerbangan dan kereta serta memaksa sekolah-sekolah tutup.

Bandar udara Frankfurt di Jerman, Heathrow di London, dan Charles de Gaulle di Paris membatalkan ratusan penerbangan, Senin, 21 Januari 2013.

Lebih dari 175 penerbangan dibatalkan di Bandara Heathrow, salah satu bandar udara paling sibuk di dunia.

Heathrow memutuskan untuk mengurangi jadwal penerbangan sebagai antisipasi gangguan jarak pandang.

"Tambahan pembatalan ditempuh karena sejumlah bandar udara di negara lain di Eropa mengalami masalah sehingga hal itu berdampak bagi kita," kata seorang juru bicara Heathrow.

Heathrow menghabiskan dana sekitar US$57 juta untuk membeli peralatan pembersih salju.
Kecelakaan kereta

Wartawan BBC Dejan Radojevic melaporkan salju yang menyelimuti sebagian besar wilayah Eropa tampak indah tetapi menyulitkan penduduk untuk melakukan aktivitas.

Sementara itu ratusan sekolah di Inggris masih tutup menyusul penutupan sekolah pada Jumat lalu.

Pihak berwenang Jerman mengatakan Bandara Frankfurt yang merupakan bandar udara tersibuk ketiga di Eropa membatalkan 325 pendaratan dan tinggal landas.

Puluhan warga Jerman mengalami cedera setelah jatuh di salju yang mengeras dan menjadi es.

Di Prancis, Badan Penerbangan Sipil mengatakan sekitar 40% penerbangan di Bandara Orly dan Roissy-Charles de Gaulle dibatalkan sebagai tindakan pencegahan menyusul salju lebat pada Minggu.

Warga ibukota Prancis kesulitan mencapai tempat kerja karena sebagian besar layanan bus umum dihentikan.

Di Austria, dua kereta bertabrakan pada jam sibuk di ibukota Wina dan menyebabkan sejumlah orang luka-luka.[]
sumber: bbc indonesia

No comments:

Post a Comment